Laman

Selasa, 10 Agustus 2010

Muslimbook Usung Misi Tandingi Facebook


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Laman jejaring sosial islami kian populer diberbagai negara. Usai muslimunite.com sukses menjaring popularitas dari kalangan mahasiswa, profesional hingga ibu rumah tangga, laman jejaring islami lain segera bermunculan.

Paling kini, telah hadir laman jejaring sosial islami yang didesain mirip dengan Facebook namun mengetengahkan nuansa islami dalam konten dan fitur. Laman itu beralamat di www.muslimbook.com.

Serupa tapi tak sama, Muslimbook memang diadaptasi untuk menandingi Facebook. Jadi, jangan heran bila ada situs mengadopsi bermacam fitur Facebook namun dimodifikasi untuk ajaran islam. Pada bagian depan laman, tertulis "Terhubung dan berbagi dengan orang-orang di sekitar anda". Dibawahnya, terdapat ikon individu yang mengenakan hijab.

Salah seorang pendiri Muslimbook,  Zaid al Mansouri, mengatakan meski menyerupai Facebook, desain tema telah terdaftar dan tidak melanggar hak cipta. "Akun anti-Islam  telah dibuat di Facebook, termasuk salah satunya menyebut diri mereka "Saya Anti Islam" serta akun lain yang mengolok-olok kaum perempuan Muslim untuk mengenakan jilbab. Karena itu, Muslimbook berusaha memperbaiki hal itu," kata dia seperti dikutip dari Ahlul Bayt News Agency, 2 Agustus.

Keberadaan lama jejering sosial islami muncul setelah bermunculan kasus yang menjelekkan islam di Facebook. Alasan lain, Facebook jauh dari kesan islam dan kurang efektif memperkenalkan islam kepada dunia. 

Seiring waktu, laman-laman pertemanan bertemakan Islami menjadi alternatif lain yang cukup populer diberbagai komunitas muslim di seluruh dunia. Popularitasnya memang belum menandingi Facebook atau Twitter. Namun perkembangan laman jejaring sosial macam tadi ikut memberi warna baru dalam revolusi interaksi dunia maya yang selama ini jauh dari kesan Islami.

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Rep: Agung Sasongko

Senin, 02 Agustus 2010

Cara Jepang Menyejahterakan Petani Bunga


Sistem PVT
Pemerintah Jepang bisa menyejahterakan petani bunga potongnya dengan menerapkan sistem perlindungan varietas tanaman. Petani di wilayah Ashiro misalnya setelah menerapkan sistem ini, penghasilan mereka meningkat menjadi Rp 550 juta/tahun/petani. Penghasilan itu jauh di atas rata-rata penghasilan petani bunga potong di Jepang sebesar Rp 370 juta/tahun/petani.

Direktur Hak Kekayaan Intelektual pada Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (MAFF) Jepang, Yasuhiro Kawai mengatakan Jepang telah menerapkan sistem perlindungan varietas tanaman (PVT) dengan mengadopsi UPOV Convention (Konvensi Organisasi Perlindungan Varietas Tanaman Dunia) sejak tahun 1978, dengan beberapa kali amandemen.
Pertimbangan Jepang menerapkan sistem PVT tersebut dengan tujuan agar pertanian Jepang bisa mendapatkan bibit unggul yang menguntungkan dan dapat berproduksi tinggi, tahan terhadap hama, mampu beradaptasi pada iklim. “Semua ini perlu dilakukan untuk kepentingan kesejahteraan petani,” tambah Yasuhiro Kawai kepada Sinar Tani di Jakarta.
Selain itu, lanjut Yasuhiro penerapan sistem PVT ini di tingkat petani memungkinkan Jepang mendapatkan bibit unggul dari luar negeri dan dihasilkan bibit unggul varietas baru original Jepang.
Sistem PVT yang diterapkan pemerintah Jepang itu lalu dilaksanakan oleh pemerintah daerah, di antaranya adalah Pemda Ashiro. “Awal pengembangannya, Walikota Ashiro punya kekhawatiran karena banyak petani di wilayahnya yang keluar mencari nafkah tambahan ke luar daerah,” tambahnya. Padahal ada lahan di Ashiro yang sangat luas untuk pertanian.
Untuk mengatasi masalah itu dan memanfaatkan lahan yang ada, Walikota Ashiro bekerjasama dengan sebuah Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Ashiro Rindo Development Corporation. LSM tersebut bersama petani dan Pusat Pengembangan Tanaman HIas Kota Ashiro melakukan penelitian untuk menemukan komoditi dan teknologi yang tepat untuk wilayah ini. “Akhirnya ditemukan komoditi yang tepat untuk wilayah ini yakni bunga potong yang mereka namakan Ashiro.
Bunga potong itu didaftarkan dan mendapatkan sertifikat PVT. “Selanjutnya petani bunga potong yang menggunakan bibit hasil kerjasama penelitian diwajibkan membayar royalty 2 persen dari jumlah yang terjual,” tambah Yasuhiro.

Minggu, 01 Agustus 2010

INTERNET UNLIMITED IM 3 DAN MENTARI

Kini layanan internet unlimited Indosat tak hanya bisa dinikmati pengguna IM2 saja. Pelanggan IM3 dan Mentari juga bisa menikmatinya lewat paket bertajuk IM2 Inside.
Layanan milik PT Indosat Mega Media (IM2) itu memungkinkan pelanggan kartu prabayar Mentari dan IM3 bisa menggunakan layanan data internet unlimited IM2. Para pelanggan bisa mengakses internet dengan kecepatan yang ditawarkan IM2 Inside, yakni hingga 256Kbps, dan memiliki tiga paket sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Ketiga paket tersebut meliputi Paket Harian (dengan tarif Rp 9.000), Paket Mingguan (Rp 50.000), dan paket Dwi Mingguan (Rp 80.000). Namun, kecepatan hingga 256Kbps akan merosot menjadi 20Kbps bila melewati kuota tertentu.
Untuk mengatifkan layanan IM2 Inside ini, pelanggan kartu prabayar Mentari maupun IM3 hanya perlu mengirimkan SMS ke nomor 323 atau menghubungi *777*1*5#. Setelah mengirimkan SMS, pelanggan bisa memilih paket yang diinginkan.
Paket inipun bisa dinikmati dari handset ataupun modem apapun yang mendukung teknologi 3G/HSDPA.
Semoga Bermanfaat.

THALIA TEMBANG PUSPA TRI MAHARDIKA Harapan Seorang THL TBPP pada MUNAS II THL TBPP DI MAKASAR

Hari-hari belakangan ini, secara pribadi, badanku terasa capek benar. Volume dan target pekerjaan membuatku harus wira-wiri ke sana kemari. Berpacu dengan waktu di tengah cuaca panas dan tiupan angin kencang membuat tubuh rasanya seperti mau ambruk. Maka akhir pekan ini rasanya badan ingin bermalas-malasan saja.
Tapi kemudian kuingat, hari ini (Minggu) adalah tanggal 25 Juli 2010. Besok, Senin adalah tanggal 26 Juli 2010. Ada apa dengan tanggal 26 Juli? Bagi sebagian besar Tenaga Harian Lepas – Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP), utamanya yang aktif ON di jejaring sosial Facebook ini tentu telah mengetahui bahwa pada tanggal 26 – 28 Juli 2010, FK THL TBPP NASIONAL bersama FK THL TBPP PROVINSI SULAWESI SELATAN dengan didukung penuh oleh FK THL TBPP PROVINSI se-Indonesia akan menyelenggarakan MUNAS II THL TBPP di Makasar, Sulawesi Selatan.
Ketika teman-teman yang tergabung dalam Panitia Munas dan teman-teman yang menjadi peserta (utusan daerah) sedang sibuk-sibuknya melakukan persiapan akhir jelang Munas besok, rasanya tidak pantas bila diri ini – sebagai salah satu dari 24.608 THL TBPP se-Indonesia – secara “batin” bermalas-malasan .
Menyelenggarakan sebuah kegiatan, apalagi even berskala nasional, bukanlah pekerjaan yang mudah. Pasti lebih banyak susahnya, daripada senangnya. Kendala/tantangan teknis pasti muncul, dan yang paling klasik tentu masalah dana penyelenggaraan.Tapi teman-teman Panitia Munas ternyata mampu menjawab (baca : mengatasi) semua itu dengan sangat baik. Itu bisa dibaca dari rilis Panitia pada pesan dinding FK THL TBPP NASIONAL, seperti paparan TOR Seminar Nasional sebagai salah satu agenda puncak dari Munas tersebut.
Berupaya menghadirkan para pejabat Negara setingkat Menteri, yang tentunya terikat aturan protokoler yang ketat, dan anggota-anggota DPR Pusat dalam sebuah Seminar Nasional bertajuk “ PERCEPATAN TERBITNYA PAYUNG HUKUM BAGI PENINGKATAN STATUS THL-TBPP SEBAGAI GENERASI PENERUS PENYULUH PERTANIAN” adalah sebuah karya yang sangat membanggakan dan sangat patut untuk kita beri apresiasi yang tinggi. Terselenggaranya even ini sekaligus membuktikan bahwa THL TBPP yang dipelopori oleh FK THL TBPP NASIONAL dan Gabungan FK THL TBPP PROVINSI se-Indonesia mampu menancapkan bendera eksistensi dan secara cerdas mampu memformulasikan tekad dan harapan kolektif yang besar demi arah dan kelanjutan pembangunan pertanian bangsa ini yang berciri khas Indonesia. Kita semua harus yakin bahwa Panitia MUNAS dan para peserta/utusan daerah tentu sudah siap dengan agenda dan materi pembahasan Munas serta rancangan rumusan akhirnya.


THALIA
Bila dihitung dari rekruitmen THL TBPP angkatan I (2007), maka keberadaan THL TBPP ini bisa dianggap baru berusia sekitar 3,5 tahun. Usia yang relatif sangat muda untuk ukuran umur sebuah organisasi. Tapi dalam usia yang sedemikian, dinamika yang digulirkan oleh teman-teman THL TBPP cukup menarik. Semoga tidak berlebihan kalau kita mengibaratkan THL TBPP ini sebagai gadis muda yang sangat cantik bernama THALIA (personifikasi THL). Anda tahu, THALIA adalah bintang telenovela asal Amerika Latin yang kecantikannya telah dikenal sejagad.
Dengan personifikasi sebagai gadis muda yang cantik, semoga THL TBPP akan memikat banyak orang (baca : pihak pengambil kebijakan) dan yang tidak kalah pentingnya adalah agar dapat meminimalkan resistensi atau sikap anti pati terhadap keberadaan dan kiprah kita bersama.

TEMBANG PUSPA
Tembang atau lagu adalah karya seni yang dapat kita nikmati sebagai sarana pelepas penat dan penyegar jiwa. Tembang adalah perpaduan artistik antara karya tulis yang apik (lirik lagu) dan harmoni indah yang tercipta dari kolaborasi vokal dan aransemen musik. Jadilah ia sebuah tembang yang dapat kita nikmati.
Puspa adalah kembang atau bunga sebagai produk alam (tanaman) yang mencitrakan keindahan dan aroma wangi.
Tembang Puspa dapat kita personifikasikan pada TBPP yang mampu menyelenggarakan MUNAS II THL TBPP di Maksar sebagai sarana untuk menyuarakan tekad dan harapan kolektif (Tembang) dengan hembusan aroma wangi (Puspa).

TRI MAHARDIKA
Pada pesan-pesan dinding dan komen-komen di Facebook ini aku mengamati sering muncul pekik “MERDEKA TIGA KALEE”. Aku selalu tersenyum dan tertular semangat optimisme jika membaca pekik ini. Yah, “MERDEKA” adalah pekik universal yang terbit dari kesadaran jiwa untuk terbebas dari belenggu-belenggu yang menghimpit.
Apa saja belenggu-belenggu THL TBPP? Diantara yang paling pokok adalah ketidakjelasan status dan kepastian masa depan yang masih remang-remang. Semoga dengan MUNAS II THL TBPP ini kita akan mendapatkan gambaran harapan yang lebih pasti sehingga kita dapat menatap ufuk masa depan yang lebih cerah. Dus, semoga kita dapat “MERDEKA TIGA KALEE” dari belenggu-belenggu tersebut. Amin.


KE MANA ANAK PANAH AKAN DIBIDIKKAN?
Gibran Kahlil Gibran, seorang penyair besar dan si Raja puisi cinta, pernah menulis “sesungguhnya anak-anak mu ibarat anak panah masa depan yang melesat dari busur masa kini mu …”.
THL TBPP dapat diibaratkan sebagai anak-anak yang dilahirkan dari induk bernama Kementerian Pertanian RI (sewaktu melahirkan masih bernama Deptan). Kita semua pasti meyakini bahwa naluri dasar (basic instinct) dari seorang induk (baca : ibu) adalah rasa kasih yang tak terbatas. Harapan dan do’anya adalah semata-mata kebaikan serta yang terbayang di benaknya adalah hal-hal yang terbaik bagi anak-anaknya. Kata kuncinya adalah kasih ibu sepanjang hayat. Semoga naluri dasar itu masih ada dan tertanam kuat dan dalam di hati sanubari induk kita (Kementerian Pertanian RI), sehingga dengan “busur masa kini” yang dimilikinya Sang Induk tidak akan ragu-ragu untuk membidik dan melesatkan Sang Anak Panah (THL TBPP) pada titik sasaran yang tepat.
Akhirnya, dengan segala kerendahan hati dan hati yang penuh “rasa getar”, seyogyanya kita para THL TBPP yang tidak dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan MUNAS II THL TBPP di Makasar ini patut kiranya menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus FK THL TBPP NASIONAL dan GabunganFK THL TBPP PROVINSI se-Indonesia atas terselenggaranya even besar ini.
Dengan semangat “THALIA, TEMBANG PUSPA TRI MAHARDIKA” mari kita sambut MUNAS II THL TBPP di Makasar yang akan dimulai besok pagi hingga tanggal 28 Juli 2010 nati. Semoga acara demi acara dan agenda demi agenda yang telah terjadwal akan terlaksana dengan lancar dan sukses dan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kejelasan status dan masa depan kita semua, THL TBPP se-Indonesia. Amin, Allahumma Amin.
BRAVO THL TBPP INDONESIA !!! MERDEKA TIGA KALEE … !!!

Rabu, 21 Juli 2010

KU INGIN JODOH YANG TERBAIK

Adalah suatu yang wajar jika setiap kita menginginkan jodoh kelak di kemudian hari
seorang yang sempurna di sana sini.akan tetapi apakah setiap orang akan mendapatkannya???
Bagaimana agar keinginan itu tdk sekedar angan2 saja????
Bagaimana pula jika ternyata kelak realita tak seindah mimpi dan angan yang kita bayangkan...???

*JODOH ADALAH POTRET DIRI *

Ungkapan ini tdk berelebihan kiranya,krn bukankah pepatah mengatakan:barang siapa menanam
dia akan memetik??? artinya dia akan menikmati hasil jerih payah yg dia usahakan
demikian juga seseorang yg berusaha menjadikan dirinya baik,menjaga dirinya dr hal-hal
yg jelek,dan terus meningkatkan kebaikan2 diri dia akn''memanen'' jerih payahnya
kalau diri kita mengingkan orang lain dalam hal ini calon jodoh kita yg baik.
diapun menginginkan untk dirinya calon jodohnya yg baik pula.maka tdk pas kiranya
jika kita berharap mendapat jodoh yg ''serba plus'' sementara kita membiarkan diri kita
''serba minus''.

Wajib untk kita selalu ingat bahwa jika kita ingin mendapatkan jodoh yg baik jadikan
diri kita baik terlebih dahulu allah swt.berfirman:''Wanita-wan
ita keji adalah untk laki-laki
yg keji,dan laki-laki yg keji adalah untk wanita yg keji (pula),dan wanita-wanita yg baik
adalah untk laki-laki yg baik dan laki-laki yg baik adalah untk wanita-wanita yg baik(pula)''
(QS.An-Nur:26).

Dalam ayat lain allah swt.berfirman:

''laki-laki yg berzinah tdk mengawini kecuali perempuan yg berzinah atau perempaun yg musyrik;
dan perempaun yg berzinah tdk di kawini kecuali oleh laki-laki yg berzinah atau laki-laki yg
musyrik;dan yg demikian itu di haramkan bagi orang2 mukmin''(QS.An-Nur:3).

kalau ada yg bertanya : mengapa ada istri nabi yg durhaka,semisal istri nabi Luth dan nabi
Nuh...???Di sini kita tdk melihatnya dr sisi yg baik untuk yg baik ,akan tetapi kita khususnya
wanita bisa mengambil pelajaran bahwa kita hendaknya bersemangat dlm beramal shaleh
krn kedudukan orang2 terdekat kita semisal pasangan hidup yg shaleh tdklah menjamin
keselamatn diri kita dr azab allah.

Dan jangan lupa terkadang kita d uji dngn orang2 terdekat kita..
kalau istri nabi saja bisa seprti itu,apakah tdk mungkin lg istri kita...???
ketika kita menyadari hal ini,
maka semestinya sejak awal kita mencari yg terbaik dngn harapan akn terus baik
dan bahkan meningkat kebaikkannnya,dan tentu saja hendaknya mendorong kita
untuk menjadi lbh baik dan terus memperbaiki diri Bukankah blm tentu pasangan seseorang baik,
meski dia tergolong orang yg baik...???apakah lagi jika dia tdk termasuk orang yg baik...???


*JANGAN HARAP TERIMA JADI*

Dalam segala hal,kita di tuntut untk banyak belajar .orang tua khususnya ibu,begitu susah
payah mendidik balitanya agar bisa mengenakan pakaian sendiri,mengembalikan mainan
ke tempatnya semula,tdk sembarangan membuang sampah,mencuci tangan sebelum n sesudah makan dan seterusnya...:
baru kemudian dia bisa besenang hati melihat si kecil tumbuh menjadi
anak yg baik dan membanggakan.

Demikian juga seorang suami or istri,tdk bisa mengharap pasangannya menjadi istri or suami
yg semakin baik,tnp berusaha membantu pasangannya untk itu,ketika seorang laki-laki
dan perempuan bertemu dalam suatu pernikahan,masing2 datang dngn kelebihan dan
kekurangan yg di sandangnya,kelebihan patut di syukuri,adapun kekurangan jangan di sesali.
bahkan hendaknya di usahakan bersama untk menguranginya or bahkan menghilangkannya
jika itu memungkinkan jika tdk khususnya apabila berkaitan dngn fisik maka memunculkan
kelebihan2 baru yg lbh berarti drpada mempersoalkan kekurangan yg tdk mungkin lg di perbaiki.
itu setelah pernikahan sebelum pernikahan...???
jangan pernah berharap calon jodoh yg sempurna.kenyataannya memang tdk ada pribadi yg
sempurna yg terpenting,kedua pihak yg hendak menikah adalah pribadi yg siap
dan punya motivasi berubah menjadi lebihi baik.syukur-syukur sudah punya track record yg bagus.


*AKUI KELEMAHAN DIRI SENDIRI*

Ketika melihat diri,mesti jujur kita akui bahwa kita adalah hamba yg dha'if mungkin sekali segala
yg tampak setelah proses ta'aruf syar'i atau terdenger tentang seseorang yg sedang
kita bidik untk di jadikan pasangan hidup adalah serba indah tak bercacat sedang apa yg
di balik itu yg tdk sampai ke mata n telinga kita,kita tdk mengetahuinya bahkan orang yg
kita anggap tedekat dngn si dia pun blh jd tdk ngeh...Taruhlah si dia itu memang sprt apa yg
kita lihat dan kita denger.tetapi bukankah si dia boleh jd baik bagi orang lain dan tdk
baik bagi kita...???tidakkah kita pernah mendengar ada pasangan suami-istri yg bercerai gara2
lama tdk mendapat keturunan setelah masing2 menikah lagi ternyata masing2 di anugerahi
keturunan lalu mesti gimana....???

Sikap yg terbaik tentu saja kita bertanya kepada yg maha mengetahui Dialah ALLAH dzat yang
maha berkuasa atas segala sesuatu ALLAH berfirman,

''.........Boleh jadi km membenci sesuatu padahal itu baik bagimu,dan boleh jadi km mencintai sesuatu

padahal ia buruk bagimu,ALLAH maha mengetahui ,sedangkan kamu tdk mengetahui'' (QS.AL-Baqarah:216).

Adapaun caranya telah di ajarkan oleh Rasulullah saw.yaitu shalat istikharah lengkap dngn do'anya
So'ingin jodoh yg baik....??? perbaiki diri,jangan menghayal yang tdk2,jangn berharap yg
berlebihan ,banyak2 berdo'a,dan jangn lupa bertanya kepada yang maha tahu dan
maha kuasa semoga dapat jodoh yang terbaik....!!! amin....amin